Minum Banyak Vitamin C Mampu Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Benarkah Demikian?

Minyak Bulus Aman – Kala cuaca sedang tak menentu atau sedang berada di lingkungan di mana ada banyak orang yang sakit, setiap orang berlomba-lomba meningkatkan daya tahan tubuh agar tetap sehat dan tidak terkena penyakit. Salah satu informasi kesehatan yang beredar di masyarakat adalah ‘minum banyak vitamin c untuk meningkatkan daya tahan tubuh’. Namun, apakah kalimat ini benar adanya?

Keberadaan suplemen vitamin C rasanya sudah marak di masyarakat. Suplemen Vitamin C hadir dalam rupa minuman, permen, tablet, maupun evervesen. Bahkan beberapa diantaranya dicampur dengan soda, Vitamin B-Kompleks, Kalsium, dan mineral Zinc. Tak sedikit masyarakat yang tertarik dengan klaim yang ditawarkan oleh produk suplemen vitamin C ini. Klaim tersebut seperti menjaga daya tahan tubuh, menjaga stamina tubuh, sehingga sistem imun bisa menjadi lebih kuat.

“Setelah dari beberapa literatur (yang saya baca), alangkah lebih baiknya jika vitamin C dikonsumsi dalam bentuk yang alami, sehingga bukan dalam bentuk suplemen,” ujar Diyan Yunanto Setyaji, Dosen Gizi di salah satu perguruan tinggi swasta di Yogyakarta.

Ia pun menekankan akan definisi dari suplemen yang masih belum dipahami secara keseluruhan oleh masyarakat. Diyan mengatakan definisi dari suplemen adalah makanan yang dapat dikonsumsi ketika makanan dalam bentuk asli (nasi, sayur, buah, dll) kurang. Ada berbagai faktor yang sebabkan konsumsi makanan bentuk asli kurang, seperti, sedang dalam perjalanan jauh.

Menurutnya, ketika kecukupan zat gizi bisa dipenuhi lewat makanan asli, maka tidak perlu lagi minum suplemen sekalipun sedang sakit. Ia membeberkan bahwa tubuh manusia memerlukan vitamin C dalam jumlah yang sangat sedikit dibandingkan dengan dosis yang ditawarkan oleh beberapa produk suplemen vitamin C.

“(Kebutuhannya) 60 sampai 80 miligram per hari (mg/day), sedangkan produk seperti evervesen, tablet, dan minuman vitamin C itu memiliki kandungan vitamin C berada mulai dari 50 miligram sampai 1000 miligram. Kadang kita bisa konsumsi itu seperti konsumsi air biasa,” katanya.

Lalu, apa yang terjadi jika tubuh terlalu banyak minum vitamin C? Ia menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki tugas untuk menjaga keseimbangan cairan dalam dirinya. Vitamin C memiliki sifat larut air, ketika asupan vitamin C sangat banyak dan melebihi dari jumlah yang dibutuhkan, maka akan dibuang oleh tubuh.

Walaupun akan dibuang oleh tubuh, rupanya vitamin C ini tetap akan masuk ke peredaran darah dan ginjal. Apabila kondisi ini terjadi terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang, maka tugas ginjal dan hati akan semakin berat.

“Harus menyaring vitamin C sebelum dibuang,” jelasnya.

Ia mengatakan banyak buah dan sayur yang mengandung vitamin C dengan jumlah yang cukup untuk kebutuhan per hari. Misalnya 100 gram (1 buah besar) pisang, 2 buah apel atau jeruk, yang dinilai memiliki kadar vitamin C yang mencukupi kebutuhan harian manusia.

Sejumlah jurnal kesehatan baru membuktikan bahwa vitamin C tidak mampu bekerja sendirian. Vitamin C perlu kehadiran zat gizi lain untuk bekerja secara maksimal, salah satunya adalah zinc.

“Jika kita hanya konsumsi suplemen vitamin C saja, itu tidak menimbulkan perbaikan dari sistem imun. Ada peningkatan, tetapi tidak begitu signifikan,” terangnya.

Dari pada mengandalkan suplemen, dosen gizi ini mengajak masyarakat untuk mengandalkan makanan asli. Sumber vitamin C bisa didapatkan melalui sayur dan buah, sedangkan sumber zinc bisa didapatkan melalui sayur maupun lauk hewani.

“Jika kita konsumsi makanan laut yang mengandung zinc ditambah sayur dan buah yang mengandung vitamin C alami, maka akan jauh lebih efektif (untuk meningkatkan daya tahan tubuh) dan tidak menimbulkan efek samping,” tuturnya.

Saat ditanya soal makanan apa saja yang mengandung vitamin C, ia menjawab tidak ada istilah super food di Indonesia. Super food adalah suatu makanan yang mengandung semua zat gizi yang diperlukan tubuh. Sejumlah makanan memiliki keunggulannya masing-masing.

Ketika seseorang mengkonsumsi buah, yang memiliki sumber vitamin C yang baik, rupanya tidak hanya konsumsi vitamin C saja yang diperhatikan. Tetapi juga mineral lain yang ada dalam buah tersebut.

“Akan lebih baik jika kita konsumsi whole food, makanan secara keseluruhan, yang menyediakan berbagai zat gizi. Tubuh kita tidak hanya butuh vitamin C, dan vitamin C tidak bisa kerja sendirian. Dia butuh protein, zinc, dan lain sebagainya,” tutupnya.

Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *